Navigation
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
Latest topics
» Kereta Sewa Shah Alam
Tue Aug 05, 2014 7:54 am by sksportcar

» Bahasa Jepun: Ayat Seharian,Hari,Haribulan & Nombor
Mon Sep 23, 2013 7:43 pm by foxfoxer

» Tips nak hapuskan virus secara manual [On updates]
Tue Mar 19, 2013 7:38 am by Optitech

» Teknik defense dari virus and spyware [Auto]
Thu Jul 21, 2011 1:53 am by Optitech

» Virus shortcut kat pendrive
Wed Jul 20, 2011 11:27 pm by Optitech

» Admin Kembali dengan Menyengat
Wed Jul 20, 2011 12:59 pm by Optitech

» Xcode Magazine - Penulisan daripada hacker
Wed Jul 20, 2011 11:45 am by Optitech

» Mini Project Sample
Wed Jul 20, 2011 11:14 am by Optitech

» Error programming yang biasa berlaku
Wed Jul 20, 2011 10:37 am by Optitech


Kisah Seorang Ibu. Sedih sangat..

View previous topic View next topic Go down

Kisah Seorang Ibu. Sedih sangat..

Post  Admin on Sun Jan 03, 2010 1:02 am

Cerita ni aku dapat dari sebuah forum.
Ketika baca cerita nie, aku terfikir kan mak aku dan aku rasa sedih sangat.
Cuba korang hayati citer nie..:


ketika ibu saya berkunjung, ibu mengajak saya untuk shopping bersamanya kerana dia menginginkan sepasang kurung yg baru. Saya
sebenarnya tidak suka pergi membeli belah bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami pergi juga ke pusat membeli belah tersebut.

Kami mengunjungi setiap butik yang menyediakan pakaian wanita, dan ibu saya mencuba sehelai demi sehelai pakaian dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai penat dan kelihatan jelas riak2 kecewa di wajah ibu. Akhirnya pada butik terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencuba satu baju kurung yang cantik . Dan kerna ketidaksabaran saya, maka untuk
kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam fitting room, saya melihat bagaimana ibu mencuba pakaian tersebut, dan dengan susah mencuba untuk mengenakannya. Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan cuba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sedari. Setelah saya mendapatkan ketenangan
lagi, saya kembali masuk ke fitting room untuk membantu ibu mengenakan pakaiannya.

Pakaian ini begitu indah, dan ibu membelinya. Shopping kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat kulupakan dari ingatan . Sepanjang sisa hari itu, fikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam fitting room tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengenakan pakaiannya. Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya,
sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling berbekas dalam hati saya. Kemudian pada malam harinya saya
pergi ke kamar ibu saya mengambil tangannya, lantas menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut, saya memberitahunya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan sejelasnya, betapa bernilai dan berrharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.

Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri. Dunia ini memiliki
banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu...

Admin
Admin

Posts: 108
Join date: 2010-01-01
Age: 22
Location: Di dalam mindaku

http://myjmti.findtalk.biz

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum